Jumat, 24 Juli 2009

Peran Aktif Lembaga Bahasa Malahayati Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah

Oleh Delta Rahwanda

Pada saat ini, dunia pendidikan terus berlomba-lomba dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini telah di upayakan dengan berbagai macam cara dan usaha. Salah satu yang efektif adalah dengan pengadaan Kelas Bilingual (dua bahasa) dan Kelas Berstandar International (SBI). Kelas Bilingual dan SBI memiliki hubungan yang begitu erat. Kelas bilingual adalah kelas yang telah meggunakan dua bahasa (B. Indonesia dan B. Inggris) dalam proses belajar mengajar. Kelas bilingual merupakan tonggak dasar dari SBI. Jika sebuah sekolah telah memiliki kelas-kelas bilingual maka salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat SBI akan segera terwujud. Pengadaan Kelas Berstandar International (SBI) menuntut siswa-siswi untuk belajar lebih giat. Tidak hanya para murid yang harus belajar lebih giat namun para guru juga harus lebih banyak belajar dalam hal penyampaian materi mata pelajaran dalam bahasa inggris. Para guru juga dituntut untuk menjadi seorang guru yang benar-benar qualified dalam pengajaran di SBI.

Sebuah kesuksesan akan sangat sulit digapai bila berusaha secara individu, namun akan lebih mudah terwujud bila diusahakan secara bersama-sama. Oleh karena itu, UPT Balai Bahasa Universitas Malahayati (merupakan sebuah lembaga Pengkajian, Pengembangan dan Pelatihan Bahasa) berkomitmen dalam membantu meningkatkan kemampuan para guru khususnya di propinsi Lampung. UPT Balai Bahasa Universitas Malahayati sebagai Consultant dan fasilitator untuk Bilingual Class dan SBI membantu sekolah dalam mencapai Standarisasi International. Seperti yang telah terselenggara baru-baru ini tepatnya pada tanggal 15 September 2008, Sekolah Dasar PERSIT telah mempercayakan para staf guru untuk belajar bahasa Inggris kepada UPT Balai Bahasa Universitas Malahayati.

Sekolah bilingual haruslah memiliki environment berbahasa Inggris yang nature dan memotivasi siswa untuk belajar. Yang perlu dipahami oleh guru bilingual class adalah bagaimana proses belajar mengajar di kelas bilingual dan bukan semata-mata mengajar dengan menggunakan bahasa Inggris tetapi haruslah selalu menfokuskan anak pada objektivitas dalam suatu pengajaran. Dengan kedekatan serta menjadikan guru sebagai model dapat memotivasi siswa untuk berprestasi pada kelas bilingual.

“Pada kesempatan ini, UPT Balai Bahasa memberi peluang dan kesempatan kepada sekolah-sekolah di propinsi Lampung khususnya, untuk ikut berpartisipasi dalam persiapan kelas Bilingual untuk menjadi SBI. Kami bersedia membantu dan memfasilitasi sekolah-sekolah dalam mempersiapkan Bilingual Class dan SBI” ujar bapak Wahyu Dhani Purwanto selaku Direktur UPT Balai Bahasa Universitas Malahayati. “Semoga ini menjadi sebuah langkah awal yang akan selalu berjalan dan terjadi hubungan yang saling membantu dan menguntungkan” tambahnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar